Adik yang Mulai Pandai Bercerita

Dari kemarin nulis tentang Naufal terus, kasihan Adik nggak ada laporannya.

Raditya, sekarang setiap hari ditinggal oleh Aa nya ke sekolah. Adik main di rumah dengan ibu. Kadang-kadang kita main ke TK nya Aa. Adik mah anteng kalau nggak ada temennya. Beberapa waktu yang lalu Adik susah sekali makan, ini gak mau itu nggak mau, paling banyak makan ya 3-5 suap saja. Tapi kata orang-orang badan adik masih terlihat besar, iya kan kamu mah dari orok baru brojol juga emang jumbo.

Di rumah adik sering ibu ajak ngobrol, lama-lama dia jadi pandai berkata-kata, meskipun lafalnya masih banyak yang nggak jelas. Adik mah curang, masa kalau ibu nggak ngerti kamu ngomong apa langsung deh marah-marah, kesel sama ibu.

Adik senang sekali ikut nimbrung Aa yang lagi belajar sama Papa di kamar. Dia antusias sekali dengan buku-buku pelajaran sekolahnya Aa, yang kebetulan bukunya menarik, berwarna-warni dan banyak gambarnya. Kalau Papa lagi tanya jawab sama Aa, kamu suka ikut-ikut ingin menjawab. Makanya karena takut mengganggu konsentrasi belajar Aa, Adik nggak boleh masuk ke kamar aliyas main sama ibu di luar kamar.

Adik suka galak sama Aa. Dan Aa suka jahil sama adik, jadi kalian tuh kerjanya berantem melulu….adaaaa aja yang diperebutkan padahal cuma hal sepele. Dan Adik emosian, jadi suka marah-marah dan mukul Aa. Mungkin karena Adik memang kurang bersosialisasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s