Musibah itu……Tabrakan Beruntun di Jalan Tol :(

Tak terasa…liburan lebaran 10 hari sudah harus berlalu, kami pun harus kembali ke tempat kami masing-masing, berjuang kembali untuk meraih apa yang kami cita-citakan.

Minggu, 19 September 2010, saya sekeluarga dan keluarganya adik saya yang sekarang tinggal di Pontianak harus kembali ke tempat kami masing-masing. Hari itu sudah kami rencanakan saya akan mengantarkan adik dan istri beserta bayinya ke bandara, mereka akan naik pesawat ke Pontianak jam 14.30 WIB. Kami berangkat dari Bandung jam 9.30. Sejak subuh saya dan mama sudah sibukkkk di dapur. Mama menyipakan bekal makanan untuk kami bawa ke Jakarta dan Pontianak. Mama punya kebiasaan seperti itu, kalau anaknya mo pada balik ke kotanya masing-masing, beliau selalu sibukkk menyiapkan makanan untuk kami bawa. Hari itu saja mama masak timbel, korned lidah (saya dan adik dapat jatah masing-masing 1 kotak cukup besar), tumis jambal pete, ayam goreng suharti masing-masing dapet jatah 2 ekor ayam plus keremesnya masing-masing dapet 2 toples keremes. Belum lagi semalam kami sudah packing kue-kue serta cemilan-cemilan untuk kami bawa, ini juga masih dari Mama. Selain dari mama, saya juga dapet oleh-oleh dari mama mertua….sama juga dibawain cemilan dan beras. Kebayang penuhnya mobil kami dengan kerdus berisi makanan.

Sebelum berangkat, kami diberi wejangan oleh Bapak, kami saling minta maaf, lalu kami berdoa untuk kelancaran dan keselamatan kami dalam perjalanan. Kami mampir di rumah mertua, ijin pamit dan minta doa juga dari mereka. Setelah itu kami pun berangkat.

Jalanan ramai lancar, anak-anak (ada 3 anak di dalam mobil, Naufal, Raditya dan baby Bagas), pada anteng di mobil, sejak masuk tol Cipularang mereka mulai tidur.

Semuanya lancar sampai di dekat pintu tol Jati Asih, anak-anak mulai bangun. Sementara jalanan mulai padat, dan tiba-tiba mobil di depan kami mengerem mendadak, karena kami ambil jarak, kami pun mengerem mendadak tapi tidak sampai menabrak mobil di depan kami. Tiba-tiba dalam hitungan detik, kami ditabrak oleh mobil di belakang kami, yang sebelumnya ketika kami ngerem mendadak tadi, saya lihat si mobil belakang pun sudah ngerem. Mobil di belakang kami menabrak kami dengan cukup keras, bagian belakang mobil kami penyok, alhamdulillah semua orang yang ada dalam mobil selamat sehat wal’afiat.

Seketika itu juga kami shock dan panik, kami hanya bisa beristigfar. Karena kejadiannya baru saja terjadi banyak mobil-mobil lain yang di belakang masih belum sadar kami mengalami tabrakan beruntun, mereka masih mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, ngeri sekali, karena seakan-akan mobil mereka akan menyerempet mobil kami, posisi mobil ada di jalur paling kanan. Papa turun dari mobil untuk melihat kondisi tabrakan. Ternyata ada 4 mobil di belakang kami yang mengalami tabrakan beruntun ini.

Polisi segera datang, mobil derek dan ambulans pun tiba.  Kami diperintahkan keluar tol Pondok Gede untuk mengurus kejadian ini di pos PJR pintu tol Pondok Gede. Sementara itu, adik saya beserta istri dan babynya harus segera ke bandara, merekapun mencegat taxi yang lewat dan kami berpisah di situ.  Saya sama anak-anak nunggu di mobil, Papa di kantor polisinya, lagi ngurus soal tabrakan tadi. sejam setengah kami nunggu, adik saya sudah check in di bandara.

Saya sempet diajak ngobrol sama ibu yang punya mobil di belakang saya yang nabrak mobil kami tadi. Kasihan ibu itu, mobilnya penyok depan belakang, mesin mobilnya sampai mati, anaknya satu orang terlempar ke dashboard, dan sempat dibawa ke klinik. Sementara korban yang lainnya luka di kaki, juga sudah di bawa ke klinik. Total yang mengalami tabrakan beruntun adalah 5 mobil, termasuk mobil kami, mobil yang lain kondisinya parah sehingga harus di derek, hanya mobil kami yang maish bisa jalan dan tidak terlalu parah.

Setelah berdiskusi dengan polisi, akhirnya keputusannya berdamai, kerusakan ditanggung masing-masing. Saat ini si xenia hitam masih di bengkel.

Saya pribadi masih shock, tapi bagaimana lagi, semua ini harus dihadapi dengan tawakal. Harus banyak-banyak bersyukur, karena kami semua selamat, alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s