DKS(8): Fokus pada hal yang positif (terakhir)

(ditulis oelh Yuli Sukri)

*Dari Pelatihan Disiplin dengan Kasih Sayang, Sesi Tambahan, 22  Nov 2010, Ibu Elly Risman*

 

Alasan mengapa orangtua harus focus pada hal-hal yang positif:

  1. Anak “suka” mengetes kemampuan orangtua dan guru untuk memelihara cara pandang yang positif secara sungguh-sungguh.
  2. Orangtua penting mengakui kekuatan watak personal dan tingkah laku yang baik dari anak.
  3. Orangtua menolong anak untuk menggunakan kekuatan positif mereka sendiri untuk mengatasi/menghentikan tingkah laku negative.
  4. Orangtua menolong anak untuk tidak selalu merasa salah dan jelek dihadapan semua orang.
  5. Orangtua menunjukkan kepercayaan danpengenalan bahwa anak memiliki bakat, pembawaan, atau watak yang positif.
  6. Orangtua akan membantu anak untuk mempercepat kelebihan itu berkembang apabila semakin awal semua hal yang positif pada anak DIKENALI dan DIAKUI.

 

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Anak-anak peka terhadap harapan orang dewasa

Merupakan motivasi yang luar biasa buat anak, apabila anak merasa bahwa orangtua mengerti, melihat dan percaya pada watak positif yang dimiliki anak.

 

  • seringlah memuji

Dasar dari pembentukan konsep diri yang positif diperoleh anak dari lingkungan terdekat. Apabila anak tidak mendapat “validasi” (Penerimaan, Pengakuan dan Pujian), anak berharap mendapatkannya dari Guru disekolah (bayangkan apabila anak tidak mendapat validasi baik dirumah maupun sekolah, darimana ke-PD-an akan muncul ?).

Pujilah perbuatannya, bukan orangnya, agar anak “mengenali” perbuatan baik apa yang dia lakukan, sehingga ada kemauan untuk mengulangi perbuatan baiknya tersebut dimasa yang akan datang

Pujian sederhana juga berhasil.

Misalnya:

1. Mama bangga deh sama kakak, karena kakak membantu adik tanpa disuruh.

2. Waah, adik hebat, sayurnya habis dimakan!

3.  Terimakasih ya sayang, sudah membantu papa mengambil sepatu

4. Allahu Akbar, kamu hebat bisa mengerjakan soal itu

 

  • Orangtua membantu anak untuk  meiihat masa depan

Sesuai dengan perkembangan otak anak, anak belum bisa menarik “benang merah” dari suatu rangkaian peristiwa, sehingga anak memerlukan “bantuan” orang tua untuk memberikan “gambaran” apa yang akan dihadapi anak atas tingkah laku/perbuatannya.

 

Cara untuk memulainya adalah dengan berkata kepada mereka:

“ Yang papa sukai dari kamu adalah  ……………………., dan papa bisa melihatmu suatu hari sebagai …………………….. »

 

Kata-kata yang bisa digunakan, contohnya:

  1. Kamu sebaiknya belajar mengendalikan perasaanmu, atau kamu tidak memiliki teman karena sifatmu yang pemarah.
  2. Kalau kamu tidak belajar saat menghadapi ulangan, nanti kamu akan mendapat nilai jelek dan tidak dapat naik kelas.

 

  • Orangtua menggambarkan masa depan anak dengan istilah yang emosional.

Orangtua memberikan motivasi dengan mengatakan hal-hal yang “luar biasa” terhadap bakat/minat seorang anak agar anak bangga pada dirinya sendiri (membangun konsep diri yang positif à meningkatkan Percaya Diri anak).

Fokus pada hal-hal positif akan menghasilkan sesuatu yang baik, menyebutkan kekurangan-kekurangan akan menghasilkan yang buruk (anak merasa dirinya tidak berguna à hilang percaya diri, minder, takut,. Dll)

Anak-anak yang meilhat dirinya dengan cara yang postif cenderung tidak mudah diintimidasi oleh orang lain, karena anak tersebut memiliki PD yang tinggi.

 

Contoh:

–          Oooh, kakak ingin jadi tentara ya, mama doakan semoga kakak menjadi Jenderal Sudirman yang gagah berani .

–          Waah, hebatm adik pandai bercerita, semoga nanti adik menjadi penulis yang terkenal seperti Enid Blyton.

2 thoughts on “DKS(8): Fokus pada hal yang positif (terakhir)

  1. iraaa….punten, aku abis co-pas seminar bu elly ini…pengen nangis bacanya…padahal baru yg ke 1…padahal aku ga ikut seminarnya…kebayang kalo aku ikut, pasti yg sesegrukanna paling keras…nuhuuun ira yaa….buat berbagi ilmu nya…ntar mo nganuhunkeun juga ka yuli sukri by twitter na…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s