Betah Nggak?

Pertanyaan ini selalu dilontarkan oleh semua keluarga dan kenalan-kenalan saya. Wajar sih bertanya seperti itu, karena kita memang pindahan menyeberangi pulau yang jaraknya jauh dari sanak keluarga dan sahabat-sahabat.

Saya selalu menjawabnya dengan tegas, “InsyaAllah betah”. Karena mo gimana coba kalau enggak betah? Mo pulang ke kampuang halaman?? Trus suami di sini siapa yang ngurus??

Tentu saja nggak bisa sekehendak hati demikian. Dimanapun berada saya dan suami menjadi satu tim degnan anak-anak juga berusaha untuk membuat segala sesuatunya menjadi betah.

Kalau hanya melihat perbedaan pastinya di setiap daerah itu berbeda-beda. Saya sih berusaha melihat perbedaan itu sebagai suatu yang menarik. Mungkin kalau saya nggak pindah jauh ke sini saya gak bakalan tahu ini dan itu tentang daerah ini.

Makanya saya dan suami selalu mencari keunikan-keunikan yang ada di sini. Agak sedikit lebay barangkali…..karena saya selalu terkagum-kagum dan bisa mengamati berlama-lama sebuah bukit denganrumput dan padang ilalangnya. Padahal buat orang lain hal ini biasa saja. Bahkan menghirup udara di luar daerah ini saja membuat saya terkagum-kagum luar biasa…amazing!

Tulisan saya mengenai jalanan di kota ini yang naik-turun berbukit-bukit saja membaut saya takjub, ya…hal-hal sepele seperti itu yang membuat saya betah tinggal di sini.

Belum lagi dialek daerah yang rasanya asing dan mengganggu sekali di telinga, tapi tetep saya dengarkan dan saya ikuti😀. Makanan khas di sini yang sering kali membuat mulut ini getir…..tetep saya makan dengan nuansa hati yang berbeda…akhirnya saya bisa mengerti kenapa makanan tersebut dianggap orang-orang sini sebagai makanan yang enak.

Intinya bukan pada objeknya, tapi pada kitanya, kalau kita mau menerima keadaan dan bahkan mau berbaur….akan terasa keunikan dan keasyikan hidup di rantau.

Kata siapa saya nggak kangen Jakarta dan Bandung??? Pasti kangenlah, terutama makanannya. Tapi untuk sementara ini kata kangen kita sembunyikan dulu yaaa….soalnya kalau gak sembunyi bisa bahaya😀. Kangen-kangen terus pingin pulang kan repot.

Jadi, harus betah ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s