Bagi Rapot dan Liburan Kenaikan Kelas

Tanggal 23 Juni kemarin anak-anak udah bagi rapot.
Alhamdulillah Naufal nilai rapotnya baik sekali, sangat memuaskan. Tahun ajaran baru dia naik kelas tiga. Radit juga begitu, naik kelas TK B. Salah satu kelemahan Radit sampai saat ini adalah diamasih malu untuk ngomong sama orang, termasuk gurunya sendiri, dia mahmasih lebih mau disuruh nari dari pada harus ngomong….xixixixi😀.

Trus liburan sejak 25 Juni sampai 16 Juli baru masuk lagi, lumayan panjang yah. Kita gak kemana-mana, di rumah saja. Anak-anak setiap hari main bola di lapangan dengan anak-anak komplek dan anak-anak dari perkampungan yang ada di sekitar komplek perumahan. Maklum hari-hari sekolah mereka ga punya waktu untuk main di luar, karena pulang sekolah udah jam 3 sore, makan siang, tidur, menjelang magrib baru bangun siap-siap ke mesjid shalat magrib, pulangnya makan malam lalu disambuung ke mesjid lagi shalat isya pulangnya belajar.
Anak-anak ini masih saya wajibkan untuk tidur siang walaupun minimal 2 jam saja. Jarang kelaur rumah kalau ngga liburan seperti sekarang.
Alhasil, mereka seneng banget diijinkan main bola di lapangan setiap hari pada hari libur sekolah seperti sekarang.

Oh iya, kemarin Papa Noor membelikan hadiah atas kerja keras Naufal mendapat nilai baik di rapotnya. Tadinya sempet kepikiran mo beliin Play Station yang terbaru untuk Naufal, tapi setelah dipikir-pikir risk dan benefitnya, akhirnya kami urungkan niat untuk mebelikan PS. Saya dan suami memang agak membatasi anak-anak untuk main game, cukuplah main game di hp atau laptop saja dengan waktu yang gak boleh terlalu lama. Kami lebih menyarankan anak-anak bermain melakukan aktivitas bersosialisasi dan bergerak di luar rumah seperti main bola atau man layangan, dari pada terpaku main game di rumah. Beraktivitas di luar rumah lebih banyak benefitnya utuk perkembangan mereka. Demikian pun dengan mainan, kami jarang membelikan mereka mainan, tapi kalau mereka minta beli raket bulu tangkis, atau bola basket atau bola sepak, pasti kami belikan, bahkan layangan pun kami ijinkan mereka beli. Jadinya anak-anak memang ngga punya banyak mainan di rumah, itung-itung ngirit tempat penyimpanan dan nanti kalau mo pindah dari sini kan ga repot ngangkutin mainan.

Akhirnya pilihan jatuh pada track mobil hot wheels plus mobilnya 4 pcs. Anak-anak sejak di Cibubur udah koleksi mobil-mobil mini ini. Papa Noor ngajarin anak-anak untuk merawat mobil-mobil mini. Koleksinya juga belum terlalu banyak, masih kisaran 20-an mobil, karena belinya juga harus pake usaha….hehehehe…..iyahhh biar anak-anak gak ngegampangin beli ini itu sesuka hati mereka, mereka harus usaha dulu misalnya harus dapet nilai ulangan minimal 95 atau harus hafal perkalian dst.

Selamat berlibur yaa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s