Cerita di Hari Minggu

chiken nuggetmahi mahi

kerapu

Hari Minggu adalah hari dimana saya pergi ke pasar dan kemudian sepulang dari pasar saya langsung mengolah bahan-bahan yang sudah saya beli. Rutinitas ke pasar saya lakukan di hari MInggu karena pada hari kerja Senin-Jumat saya full jadi sopir antar jemput anak-anak plus nungguin mereka di sekolah dari pagi-sore. Jadi kalau mau ransum makanan selama seminggu aman, saya harus mengolahnya pada hari Minggu. Hasil olahan saya simpan di kulkas dan frezzer, nanti ketika mau makan saya tinggal manasin atau tinggal kukus/goreng, praktis.

Sejak tinggal di Balikpapan, saya sekeluarga mulai terbiasa makan ikan, karena jenis ikan yang ada di sini lebih beragam dan harganya pun murah dibandingkan dengan ayam atau daging.
Pasar yang biasa saya kunjungi adalah pasar Klandasan. Harga bahan makanan di pasar ini memang agak mahal, tapi yang membuat saya suka belanja di pasar ini karena ikannya selalu segar, lokasinya mudah dijangkau, sudah hafal layout-nya dan cukup nyaman.

Hari Minggu kemarin subuh sebelum ke pasar saya membuat chiken nugget, bahannya : Ayam giling, wortel, bawang putih, bread crumbs, telor ayam, keju parut, garam dan merica. Cara membuatnya pertama tumis bawang putih yang sudah diparut, setelah wangi masukkan wortel yang sudah diparut sampai matang. Campur ayam giling, breadcrumbs, telor ayam,tumisan wortel parut, keju parut, garam, dan merica. Setelah dicampur rata dikukus sampai matang. Setelah matang dinginkan, lalu keluarkan dari loyang, potong-potong sesuai selera, lalu gulingkan di telur yang sudah dikocok ratakan, setelah rata balurkan tepung bread crumbs, setelah rata simpan dalam freezer minimal 1 jam, lalu goreng. *maaf kalau resepnya gak pake takaran…karena saya aselinya juga main kira2 aja…hehehe*

Ngomong-ngomong soal chiken nugget, anak-anak doyan banget chiken nugget buatan emaknya sendiri. Rasanya juga enak kok, gak kalah sama chiken nugget buatan pabrik😀 padahal gak pake penyedap, tapi rasanya udah gurih banget. Nah, bread crumbs nya pakai yang kasar biar rasanya lebih kreyes-kreyes.

Beres bikin nugget, lanjut bikin sarapan, yaitu nasi kuning, tumis buncis dan kakap fillet goreng…sarapannya makan berat yak…hehehe. Selesai sarapan baru deh kita berangkat ke pasar🙂

Pertama-tama saya ke tukang ayam potong tempatnya dekat dermaga pasar Klandasan beli ayam penjantan yang masih hidup, harganya Rp 20-25 ribu/ekor, nanti akan dipotongkan oleh si penjual, pokoknya kita tau beres. Rencananya si ayam pejantan mo saya ungkep bumbu ayam goreng. Ayam pejantan ini fisiknya sangat kurus dibandingkan dengan ayam broiler, tapi rasanya lebih gurih.

Sambil nungguin ayam pejantan disembeleh lalu dipotong-potong, saya masuk ke dalam pasar. Langsung menuju ke tempat ikan-ikan. Rupanya sedang banyak jenis ikan (kalau lagi gak musim ikannya sedikit dan harganya mahal). Saya membeli ikan tuna 1 ekor harganya Rp 25 ribu/kilo, kebetulan dapat ikan yang beratnya 1,2 kg, kemudian saya minta si ikan tuna di fillet. Mo diapain nih ikan tuna? Saya mo rebus dan disimpan di kulkas untuk bikin sandwich tuna. Bikin sandwich tuna ini juga gampang banget caranya rebus daging ikan tuna, kalo udah dingin dagingnya dicacah pake garpu lalu campur dengan mayonaise. Siapkan roti, keju slice,timun,tomat,selada air, telor dadar tipis, saus tomat, mayonaise, dan butter. Udah, tinggal susun-susun aja masuk-masukin ke dalam roti, lalu panaskan pakai butter di wajan datar.
Sandwich tuna ini makanan kesukaan Naufal, kalau ada stok ikan tuna, bisa dipastikan setiap hari dia minta dibuatkan sandwich tuna untuk bekal sekolah.

Berikutnya saya beli ikan nila yang masih hidup. Harga ikan air tawar di sini mahal, ikan nila aja harganya Rp 40ribu/kilo. Sekalian saya minta dibersihkan lalu dipotong jadi dua bagian, nantinya si ikan tinggal saya kasih jeruk nipis dan garam, lalu goreng. Tinggal bikin jahe kecap aja plus lalapan.

Lalu saya beli ikan kerapu, karena kebetulan lihat ada ikan kerapu hitam. Harganya per kilo Rp 60 ribu saja, cukup mahal, karena ikan kerapu ini enak rasanya. Sekilo kita bisa dapat 3 ekor kerapu yang ukurannya agak besar seperti yang ada di foto. Ikan kerapu ini biasanya saya kukus, caranya : balur dulu kerapu dengan saus tiram simpan di kulkas, siapkan bawang merah, bawang putih, jahe, cabe merah besar, tomat, semua diiris-iris. Panaskan dandang, lalu taburkan semua yang sudah diiris-iris tadi ke atas kerapu, kukus hingga matang. Anak-anak juga doyan sama kerapu kukus ini.

Belanja ikan sudah lumayan banyak nih, ketika saya mau meninggalkan tempat ikan, tiba-tiba saya melihat ada ikan yang bentuknya aneh, ikannya hanya ada 2 ekor panjangnya kurang lebih 35 cm. Sebelumnya saya pernah juga melihat ikan aneh ini dengan ukuran yang besar, dan saya dulu gak tau jenis ikan apa ini. Setelah melihat di tv baru saya tau nama ikan ini adalah ikan Mahi-Mahi. Salah satu ikan yang banyak memiliki kandungan omega 3-nya. Saya beli keduanya dengan harga Rp 20ribu (gak ditimbang, dijual per ekor). Si ikan Mahi-Mahi ini saya bikin goreng mentega, caranya juga simple banget kok : bersihkan ikan, lumuri dengan air jeruk dan garam, sisihkan. Siapkan bawang putih digeprek iris-iris, saus tomat, mayonaise 1 sdm, kecap manis 3 sdm. Ikan digoreng, lalu sisihkan. Buat sausnya : tumis bawang putih dengan mentega, masukkan saus tomat, kecap dan mayonaise, lalu masukkan ikannya, beri garam dan merica. Siap dihidangkan…yummy !

Untuk sayuran, di Balikpapan harga sayuran mahal, tapi masa gak makan sayur? Saya masak sayur simple aja, kalau nggak di rebus kasih mayonaise atau saus kacang, ya dimakan mentah sebagai lalapan🙂 . Gak lupa saya membeli buah-buahan : pisang ambon, buah naga, nanas, dan semangka. Sip, waktunya pulang.

Sampai di rumah semua belanjaan saya olah, gak terasa hari semakin sore pekerjaan saya di dapur pun sudah selesai. Stok ransum makanan untuk satu minggu ke depan sudah aman.

5 thoughts on “Cerita di Hari Minggu

    • mau ga mau harus punya stok makanan unt seminggu,kl ga ada suka bingung mau makan apa,padahal sering juga merasa capek krn hari minggu kerja full subuh-sore

  1. Halo Bu..Ini kunjungan balik saya . Melihat ikan yang ibu posting seger-seger banget. jadi kangen dengan Medan, soalnya dulu waktu masih di Medan saya mudah mendapatkan ikan segar dibandingkan di Bogor sini. Apalagi saya memang sukanya ikan dibanding daging ayam. Eh ternyata kesibukan kita sama ya Bu. kalau hari Minggu malah disibukkan dengan mengolah bahan masakan, selain tidak repot untuk besok-besoknya, juga membuat anak dan keluarga tercukupi gizinya dan tidak sembarangan jajan di luar.

  2. Pingback: Belanja ke Pasar Tradisional Yuk! | Coretan IraI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s