No PRT No Problem

Biasanya mangenjelang libur hari Raya Idul Fitri, salah satu topik pembicaraan hangat diantara para ibu-ibu terutama para ibu bekerja adalah masalah pembantu rumah tangga. Ini pengalaman pribadi saya loh ya. Pasalnya pada menjelang hari Raya, adalah waktunya para pembantu rumah tangga pulang ke kampung halaman mereka. Menikmati saat-saat liburan berkumpul bersama sanak saudara, setelah selama setahun hari-hari mereka diisi dengan bekerja di rumah majikannya.

Buat ibu-ibu yang sehari-harinya dibantu oleh pembantu rumah tangga, saat inilah yang membuat agak ketar ketir, karena otomatis semua tugas rumah tangga harus dilakukan sendiri. Semua anggota keluarga harus mau gotong royong berbagi tugas, ada yang bertugas mencuci pakaian, menyetrika,membersihkan halaman daln lain-lain. Biasanya apa-apa ada yang membantu, kini semuanya harus dilakukan sendiri tanpa bantuan pembantu.

Empat tahun yang lalu saya memutuskan tidak menggunakan jasa pembantu dan pengasuh anak yang full nginep di rumah. Sebagai gantinya saya menggunakan jasa pembantu yang hanya membantu saya mencuci,menyetrika baju dan beres-beres rumah, sehari hanya bekerja 2 jam saja di rumah saya. Terus terang agak keteteran, karena sisa pekerjaan harus saya yang mengerjakannya, belum lagi kalau pembantu saya saat itu sedang sakit dan tidak masuk selama berhari-hari. Repot…iyah, itu yang saya rasakan *karena nggak biasa bekerja*

Menjelang hari Raya Idul Fitri tahun pertama nggak punya pembantu rumah tangga yang nginep di rumah, rasanya biasaa banget. Karena saya sudah terlatih mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. Saya juga nggak bingung bakalan ditingalin pembantu yang gak bakalan balik bekerja lagi di rumah kita.

Sekarang, saya sudah terbiasa mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga sendirian, nggak tergantung dengan orang lain lagi. Lagi pula sekarang saya sudah tidak bekerja. Saya sudah punya ritme kerja dan bisa menikmati semua pekerjaan rumah tangga. Cucian numpuk? Baju yang harus disetrika menggunung? Nggak masalah, santai saja….sudah biasa kok🙂. No PRT no problem, lagian saya sekarang sudah nggak bekerja di kantoran.

2 thoughts on “No PRT No Problem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s