Menjawab “Ajakan Menulis Random Setiap Hari”

writingBeberapa waktu belakangan ini blog saya mendadak sering update tulisan, bahkan saya mencoba-coba menulis cerpen *tumben-tumben kan*. Bukan…bukan karena saya bekerja lagi di kantoran kok. Saya masih menjadi ibu rumah tangga yang rutinitas harian saya riweuh sama urusan anak-anak, dapur, cucian, nyapu, ngepel dan kawan-kawannya.

Belakangan saya sering update blog karena mengikuti “Ajakan Menulis Random Setiap Hari” dari salah satu sahabat baik saya ini. Syaratnya mudah sekali, yaitu tanpa syarat, pokoknya nulis aja setiap hari sampai dengan 31 Agustus 2013.
Tujuannya nggak lain untuk membiasakan kita menulis setiap hari dan berani menulis tanpa dianggap bodoh, tidak inspiratif dan lain sebagainya.

Menarik! Buat saya yang hobby menulis tapi masih amatiran dan amat sangat tidak Percaya Diri dengan apa yang saya tulis, “Ajakan Menulis Random Setiap Hari” ini sangat-sangat menarik dan menantang.

Tapi pertanyaannya apakah saya bisa menulis setiap hari?

Dan inilah berbagai tantangan yang saya alami selama mengikutinya.

Tantangan pertama : Kaku Menulis
Sudah susah payah mendapatkan waktu yang tepat dan jaringan internet yang oke untuk menulis, ternyata di depan laptop saya bingung mau nulis apa. Ya, bingung sodara-sodara! Nggak satu huruf pun saya ketik dan selama nyaris 30 menit saya hanya bengong aja di depan laptop yang sedang menyala. Mungkin hal ini disebabkan karena saya memang sudah lama tidak terbiasa menulis sesuatu. Kemudian saya lihat-lihat kembali tulsian saya beberapa tahun yang lalu, begitu lancar mengalir, nggak seperti sekarang sangat kaku…hiks…hiks….

Tantangan kedua : Sulit Memiliki Waktu Untuk Menulis
Ini alasan yang paling dominan yang saya alami. Gila ya susah bener cari waktu untuk bisa menulis. Pagi hari saya suka galau memilih antara mencuci pakaian atau menulis, mana yang harus saya lakukan terlebih dahulu. Setiap pagi saya sibuk dengan urusan cuci baju, beberes, ngurus anak-anak dan seterusnya. Ketika urusan pekerjaan pagi sudah beres, saya curi-curi waktu untuk buka laptop, nggak cukup hanya 15 menit untuk menulis, karena pada saat itu kok ide untuk menulis mandeg-deg. Sedangkan waktu berjalan terus sampai akhirnya saya harus melakukan hal lain lagi dan dengan terpaksa harus mematikan laptop *padahal belum mulai menulis*.
Atau kalau saya menunggu waktu di malam hari ketika anak-anak sudah pada tidur dan urusan pekerjaan rumah saya sudah beres semua. Mulailah saya menyalakan laptop, tapi nggak lama kemudian saya tertidur. Dan keesokan harinya saya lihat di laptop belum ada tulisan satu huruf pun…hadeuuuh😦 .

Tantangan Ketiga : Nggak Ada Ide Untuk Menulis
Oke, kalau pada satu hari itu saya akhirnya bisa menulis, *biasanya saya langsung bikin tulisan lebih dari satu* karena belum tentu di keesokan harinya saya punya kesempatan menulis. Giliran selesai menulis, saya suka panik “Besok mo nulis apaaaa yaa??” Begitu terus sampai berhari-hari, saya belum dapat ide akan menulis apa.

Tantangan keempat : Fasilitas PC/Laptop dan Jaringan Internet
Mungkin karena pada awalnya saya nge-blog pakai fasilitas kantor yang oke sureoke punya, menjadikan saya terlalu manja. Saya yang memang gaptek tapi sok-sok an pengen eksis lewat tulisan ini harus menerima kenyataan bahwa setelah tidak ngantor, fasilitas yang tersedia di rumah nggak secanggih seperti yang ada di kantor. Kan pengennya nulis tuh PC or Laptop beserta jaringan internetnya dalam kondisi prima, jadi setiap ada ide, langsung nyalakan laptop, sambung ke internet, tak-tik-tak-tik mengetik, dibaca lagi sekilas, langsung publish. Nah, sekarang ini keadaannya nggak bisa begitu. Iya kalau laptopnya lagi baik-baik saja, gak ada masalah dipakai ngetik. Coba kalau pas lagi bermasalah seperti ketika tiba-tiba nggak bisa dinyalain *pernah kejadian*. Pernah mencoba bawa notes dan pulpen, maksud hati siapa tau bisa mengurangi ketergantungan terhadap laptop untuk menulis *kan menulis harusnya bisa dengan media apa saja ya*, ternyata menulis di kertas pakai pulpen itu nggak semudah mengetik keyboard. Nah,yang paling sering bermasalah sih sama jaringan internet. laptop udah oke nih, ide lagi mengalir deras….tiba saatnya membuka wordpress, laaah…kok error lagi-error lagi?? Ternyata pulsa internetnya habis….wkwkwkwk….*terpaksa harus nunggu pak suami beliin pulsa dan nunggu dia yang setting langganan internetnya* gaptek banget kan saya.

Ya kurang lebih empat hal di atas yang membuat saya pada akhirnya nggak bisa menulis setiap hari. Tapi saya senang mengikuti kegaitan ini, karena betul-betul menantang saya untuk konsisten menulis. Menulis itu menyenangkan buat saya! Keriweuhan yang terjadi belakangan ini meninggalkan kesan tersendiri. Barangkali kalau nggak ada “Ajakan Menulis Random Setiap Hari” belum tentu saya memaksakan diri untuk menulis, mengeluarkan ide-ide untuk ditulis dan berani mempublish tulisan saya *walaupun masih dalam kalangan terbatas*.

Perjalanan masih setengah bulan lagi…..masih ada waktu untuk berusaha, SEMANGAT!!!

5 thoughts on “Menjawab “Ajakan Menulis Random Setiap Hari”

    • hehehe…tetep aja setelah nggak ngantor susah banget buat nulis ngisi2 blog atau blogwalking, dan ketika sudah jarang menulis mau memulai nulis lagi terasa kaku sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s